Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana komponen otomotif presisi, selongsongan peralatan yang tahan lama, atau bahkan bagian elektronik kecil diproduksi secara massal? Jawabannya sering kali terletak pada salah satu alat manufaktur industri yang paling serbaguna—mesin pres. Beroperasi seperti pengrajin yang tak kenal lelah, mesin-mesin ini membentuk aspek kehidupan modern yang tak terhitung jumlahnya melalui gaya mekanis yang presisi.
Umumnya disebut sebagai pres daya atau mesin pembentuk, perangkat ini menerapkan tekanan terkontrol untuk mengubah bentuk benda kerja. Penting untuk industri fabrikasi logam dan pencetakan plastik, mesin pres mengandalkan operator yang terampil—sering disebut sebagai penyetel alat pres—yang memastikan pengoperasiannya yang presisi dan efisien.
Mesin pres sangat bervariasi berdasarkan beberapa kriteria klasifikasi:
Mesin berbingkai persegi panjang ini—biasanya dibuat dari baja saluran-C atau tabung las—menghasilkan gaya 1 hingga 30 ton melalui silinder hidraulik atau dongkrak mekanis. Varian yang lebih kecil sering disebut sebagai pres arbor.
Aplikasi umum termasuk merakit komponen pas-interferensi seperti roda gigi ke poros atau bantalan ke dalam rumah. Kegunaannya mencakup bengkel perbaikan otomotif, bengkel mesin, dan bahkan bengkel rumah.
Pres servo-listrik mewakili lompatan teknologi, mengubah torsi motor servo menjadi gaya linier melalui sekrup bola. Dengan gaya dan posisi yang dipantau melalui sel beban dan encoder, sistem ini mencapai penghematan energi 80-90% dibandingkan dengan pres konvensional.
Pres mekanis tradisional membutuhkan mesin berukuran besar untuk mencapai tonase yang cukup, tetapi teknologi servo memungkinkan penerapan energi yang tepat di seluruh langkah.
Rangka pres bervariasi sesuai dengan persyaratan aplikasi:
| Jenis Pres | Gaya Rangka | Orientasi | Jenis Aksi | Mekanisme Penggerak |
|---|---|---|---|---|
| Belakang Terbuka | Rangka Celah | Vertikal | Aksi Tunggal | Engkol |
| Belakang Terbuka yang Dapat Dimiringkan | - | Horizontal | Aksi Ganda | Eksentrik |
| Sisi Lurus | - | - | Aksi Tiga | Toggle |
| Hidraulik | - | - | - | Sekrup |
Sebelum pres mekanis muncul, pembentukan logam bergantung pada pemukulan manual. Revolusi Industri memperkenalkan palu uap—pertama kali dikonseptualisasikan oleh James Watt pada tahun 1784 tetapi diwujudkan oleh James Nasmyth pada tahun 1840. Pada tahun 1891, Bethlehem Steel mengembangkan palu uap yang menghasilkan dampak 125 ton.
Pres modern menggabungkan motor listrik dengan sistem hidraulik, sementara cetakan terus berkembang seiring dengan teknologi pres.
Mengingat bahaya yang melekat, operasi pres memerlukan tindakan pengamanan yang ketat. Sistem kontrol dua tangan dan tirai cahaya mencegah aktivasi yang tidak disengaja saat pekerja memasuki zona bahaya.